Apa itu branding

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai branding. Mengapa branding itu penting? Apa keutamaan branding bagi seorang desainer? Dan apakah logo adalah branding. Saya akan jelas kan secara singkat, padat dan jelas untuk Anda.

Sebelum Anda masuk ke dalam inti utama bahasan mengenai branding, ada baiknya kita mulai dengan beberapa intro bahasan mengenai branding terlebih dahulu. Agar Anda tidak kagok.

Apakah Anda pernah bertemu dengan seorang polisi? Bagaimana Anda bisa menyebut seseorang itu sebagai polisi? Apakah tanpa atribut yang menyertai orang itu, masih akan tetap disebutap dianggap polisi sebagai polisi?

Seseorang bisa disebut sebagai seorang polisi karena memakai atribut polisi. Seluruh perlengkapan yang membuat orang tersebut bisa disebut sebagai polisi. Baik itu seragam, badge atau lencana, senjata dan perlengkapan lainnya. Dan besar kemungkinan seorang polisi tidak akan tetap dianggap polisi jika tidak disertai dengan segala macam atributnya.

Contoh lainnya. Apa sih yang terlintas dipikiran Anda jika membaca kata ‘nasi’? Mungkin kebanyakan orang akan langsung memikirkan tentang makanan pokok, putih, karbohidrat dan sebagainya. Dan tidak akan bisa dianggap sama jika disejajarkan antara semangkuk beras dengan semangkun nasi. Meskipun berasal dari sumber yang sama yaitu padi, namun kedua nama tersebut jelas berbeda, baik fisik maupun nama.

Perbedaan itulah yang bisa dibilang dengan efek dari branding. Dengan branding sesorang bisa membedakan satu dengan lainnya. Menurut pakar branding, Pak Subiakto, yang dimaksud dengan brand adalah ikatan emosi antara produk (benda) dengan konsumen (pengguna). Dan aktivitas untuk membangun ikatan emosional tersebut disebut dengan branding.

Mengapa branding itu penting

Dengan branding Anda tidak akan dicap sama oleh orang lain. Bukan kah tidak enak jika kita disamakan dengan hal lain. Alasan kenapa banyak desain grafis yang dinilai kulakan (harga grosiran) sebagai gambar semata adalah karena branding dari desain grafis itu kurang kuat kepada masyarakat luas. Nilai yang utama dari desain grafis yang berupa ide, proses dan solusi menjadi hilang atau tidak tampak. Sehingga yang hanya mengerti desain grafis itu memiliki nilai tinggi, hanya berputar-putar pada pelaku desain itu sendiri.

Keutamaan branding bagi desainer

Seperti yang sudah saya tuliskan di atas. Tanpa branding kita yang desainer grafis ini akan sulit dibedakan dengan sesama desainer lainnya. Bagaimana bisa membedakan antara Anda dengan desainer lainnya, dan negatifnya adalah jika kita disamakan dengan desainer yang memiliki reputasi buruk. Tentu itu sangat berbahaya. Tentu akan berat perjuangan kita selain untuk membersihkan nama kita yang secara tidak langsung tercemar oleh oknum, juga untuk memberisihkan nama desain grafis di pandangan masyarakat.

Logo bukan branding

Yang pak subiakto sampaikan dalam ulasannya, sering kali dijelaskan oleh beliau bahwa brand adalah nama yang memiliki ikatan emosi. Dan beliau juga menyampaikan bahwa logo bukan lah brand atau branding. Karena ibarat sebuah individu, logo adalah wajahnya dan brand adalah keseluruhan individu itu sendiri. Jika seorang desainer logo juga memahami branding, tentu akan menjadi nilai tambah yang sangat bagus bagi karir nya.

Nah apakah masih ada yang Anda kurang pahami dari penjelasan di atas? Sebagian materi artikel saya alami sendiri, terlebih ketika masih pemula dulu. Tanpa adanya pengalaman sungguh berat mencoba untuk mendapatkan orderan atau bahkan melamar pekerjaan sebagai desainer. Jadi, jangan sia-siakan waktu Anda. Let’s move.

Semoga bermanfaat.

Check Also

Jangan pakai jasa desainer grafis sebelum punya ini

Dalam berbisnis atau melakukan aktivitas yang berhubungan dengan desain, perlu Anda pahami beberapa hal, terlebih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *