Apa itu konten bagi desainer grafis

apa itu konten bagi desainer grafis

Mungkin banyak diantara kita yang kenal dengan istilah konten, namun belum tentu benar-benar mengenal istilah mengenai konten itu sendiri. Menurut wikipedia, konten adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik.

Sebelum melangkah lebih dalam pada kaitan konten dengan desain grafis, ada baiknya Anda kenali ini dulu. Tahukah Anda hasil riset universitas illionise menyatakan bahwa sebagian besar konten pada media itu tidak 100% benar, atau bisa dibilang adalah rekaan. Yang artinya banyak konten yang relevansi dengan kehidupan nyata tidak benar-benar akurat.

Bagi desainer yang sudah berada pada level advance atau menengah setidaknya sudah memahami arti pentingnya konten bagi kelangsungan karir desainernya. Dan fakta bahwa tidak banyak konten yang asli tentu akan sedikit menjadi penghalang seorang desainer menggali informasi dalam menyelesaikan projeknya.

Seperti halnya dalam hidup, desainer pemula tentu masih menjadi tipe-tipe palugada, menerima semua jenis desain. Namun desainer pada tahap yang lebih tinggi sudah mulai memahami arti pentingnya konten dan relevansinya dengan tipe job yang sedang ditanganinya, atau sederhanya sudah mulai selektif memilih order.

Kenapa dengan desainer pemula

Yang namanya pemula tentu tidak memiliki pengalaman, masih baru pertama kali terjun. Itulah mengapa fresh graduate dari universitas yang tanpa pengalaman magang atau bekerja lebih sering menganggur dibandingkan mereka yang sudah pernah bekerja sebelumnya. Begitu pula dengan desainer pemula yang benar-benar fresh, siapa juga yang langsung percaya tanpa adanya bukti sebuah portofolio dan track record yang jelas. Itulah mengapa banyak sekali desainer pemula yang kesulitan dan tersiksa dengan kondisi di awal.

Dan seringnya mereka salah memilih pasar, masih buta dalam memilih style, dan terkecoh saat menentukan konten. Alhasil seleksi alam lah yang akan mengajarkan mereka, yang berakibat pada kondisi di-php, tekanan berat, ekspektasi yang tidak sesuai realita, dibayar murah, tidak dihargai, dianggap gratisan, dan masih banyak sekali. Dan tentunya semua itu dikeluhkan desainer pemula.

Namun, tetap yang namanya seleksi alam, akan memunculkan pejuang sebenarnya, dan mereka inilah yang memahami benar arti pentingnya salah satu fundamental desain yaitu konten.

Arti penting konten

Konten sendiri bagi saya memiliki 2 sisi, sisi pertama yaitu kita sebagai desainer, dan sisi selanjutnya adalah klien atau masyarakat luas. Kenapa konten dibagi dua, tentu ada penjelasannya. Jangan terburu-buru baca, karena akan lebih bagus jika sambil ngopi. Ciaaa 😀

Konten yang asalnya dari desainer

Konten jenis ini biasanya merupakan konten yang sebagian besar dipengaruhi oleh keinginan atau pandangan desainer itu sendiri. Hampir bisa dipastikan lebih dari 50% konten ini dilandasi oleh asumsi. Misalnya seorang desainer menyukasi musik, maka dia lampiaskan skill mendesainnya itu dengan membuat semua hal yang ia sukai dengan hal-hal apapun yang beraroma musik.

Itulah mengapa konten jenis ini didasari oleh keinginan terdalam desainer. Dan biasanya mereka yang benar-benar unik justru mampu menampilkan originalitasnya pada bagian ini. Dan jika itu sampai bisa diciptakan oleh sang desainer bukan tidak mungkin sang desainer akan menjadi trend center sebuah kategori desain. Namun, untuk mencapai prestasi yang demikian tidak lah mudah, ibarat pedang tajam Anda akan ditempa dengan sangat keras dalam waktu yang sangat panjang. Dan itu sebanding.

Konten yang asalnya dari klien atau masyarakat luas

Kita pasti sudah tidak asing dengan berita palsu yang tersebar di berbagai media belakangan ini. Dan anehnya, meskipun sudah benar-benar terdapat klarifikasi atau fakta sebenarnya, hoax yang sudah tersebar tetap diminati masyarakat. Yang artinya dicari dan disukai oleh masyarakat. Sehingga membuktikan bahwa penelitian pada paragraph teratas itu benar adanya.

Singkatnya dalam desain grafis adalah segala hal yang menyangkut kebutuhan masyarakat luas dalam bentuk desain grafis akan lebih dibutuhkan. Itulah mengapa desainer yang memang hidup dari menjual jasa desain, jauh lebih cepat bertumbuh jika mampu memuaskan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat luas sesuai konten yang dibutuhkan. Karenanya konten yang tepat sesuai pasarnya akan lebih diminati.

Perlu diketahui tidak semua desainer itu mengutamakan originalitas pada awal karirnya. Karena mungkin saja terjun sebagai desainer bukan karena hobi, namun lebih kepada tuntutan hidup. Jadi memahami konten dari sudut pandang kebutuhan klien atau masyarakat menjadi sebuah keharutan, dan yang pasti harus ekstra belajarnya.

Nah itulah sedikit bahasan mengenai konten menurut saya, apapun yang Anda pilih, saya yakin sudah melewati perjalanan yang panjang. Semoga tulisan saya bisa memberikan sedikit pengetahuan bagi Anda.

Salam kreatifitas.

Reza Pahlevi

Check Also

Jangan pakai jasa desainer grafis sebelum punya ini

Dalam berbisnis atau melakukan aktivitas yang berhubungan dengan desain, perlu Anda pahami beberapa hal, terlebih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *