Bisnis retail pakaian

bisnis retail pakaian

Salah satu bentuk usaha yang tak pernah sepi peminatnya bahkan untuk beberapa tahun kebelakang ini adalah bisnis retail pakaian. Mulai dari pakaian yang dijual dalam jumlah besar atau grosiran, bahkan sampai ke pakaian yang dijual satuan.

Pada artikel kali ini saya akan mengulas mengenai bisnis retail pakaian satuan. Bisnis retail pakaian di negara kita ini sering kita temui di mall dalam bentuk boutique atau distro. Fashion yang seakan tidak pernah sepi peminatnya menjadi lumbung padi yang mampu menarik minat banyak calon-calon pengusaha untuk ikut terjun di dalamnya. Terlebih ketika menjelang bulan Ramadhan, tercatat tingkat pembelian pekaian bisa naik drastis melebihi bulan-bulan lainnya. Tentu ini sangat menggiurkan.

Ciri khas dari bisnis retail satuan yang juga diwarnai oleh brand-brand lokal adalah produksinya yang terbatas. Dengan mengusung eksklusivitas sebagai nilai jual yang ditawarkan kepada calon-calon pembelinya. Selain itu desain dan rancangan yang unik dan khas menjadi nilai tambahnya.

Pasar retail pakaian terbaru

Sedikit luput dari pengamatan. Jika menyadari dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun terakhir ini ternyata memunculkan sebuah segmentasi pasar baru. Yang saat ini sudah mulai disesaki oleh pemain-pemain lokal yang sudah mulai menyadari. Yaitu retail pakaian muslim.

Market fashion muslim dimulai sejak tahun 2010. Diawali oleh meningkatnya konsumen yang ingin berhijab, dan efeknya juga menarik sektor-sektor lain, salah satunya kaos muslim. Berangkat dari dorongan untuk lebih taat dalam beragama, ternyata mampu mengangkat market muslim menjadi salah satu lumbung padi yang tak boleh diabaikan bagi pelaku bisnis.

Internet sebagai media promosi

Dengan kejelian dalam memanfaatkan teknologi internet, membuat para pelaku bisnis retail ini, terutama para pendatang baru, cepat menarik minat calon-calon konsumen. Yang tentunya bagi retail yang tidak mampu memanfaatkan media online sebagai sarana promosi akan tertinggal. Mengingat retail offline sudah mulai menunjukan penurunan signifikan dalam 5 tahun terakhir ini, memaksa siapa saja untuk mulai menggunakan media online.

Itulah mengapa pemahaman mengenai media online ini perlu menjadi fokus tersendiri dalam sebuah bisnis. Dalam mempromosikan bisnisnya bisa menggunakan sosial media populer seperti facebook, twitter, instagram dll. Dan tak lupa membangun website bisnis sebagai lapak yang mewadahi bisnis di dunia online. Melalui website bisnis, Anda selaku pemilik bisa menjadikan website sebagai toko online atau hanya sekedar media untuk update informasi mengenai bisnis Anda.

Nama-nama retail yang menggunakan media online

Anda tentu sudah tidak asing dengan nama-nama yang yang akan saya sebutkan ini. Karena brand mereka yang cepat sekali menyebar melalui media online. Berikut ini nama-nama brand tersebut.

  1. Zalora
  2. Berrybenka
  3. Pinkemma
  4. Shopious
  5. Hijabenka
  6. VIPplaza
  7. Unkl
  8. RSCH
  9. Afrakids
  10. Dan lain-lain.

Kesimpulan

Retail fashion yang tak pernah sepi peminat menjadi kategori bisnis yang patut dijelajahi. Terlebih dengan hadirnya segmentasi market baru, yaitu market muslim yang dari waktu ke waktu semakin besar peminatnya. Mulai dari pakaian pria, wanita, bahkan sampai anak-anak. Mereka yang jeli dalam menggunakan media internet untuk menyebarkan sayapnya, membuat brand-brand fashion cepat mendapatkan tempat di hati konsumennya.

Memaksimalkan sosial media dan website sudah menjadi standar promosi bagi mereka yang ingin terjun pada market fashion ini. Dan mereka yang belum mampu menggunakan dunia online sebagai lapak lain dalam berjualannya, harus siap dengan penghasilan yang begitu-begitu saja setiap bulannya. Jadi sudah siapkah Anda? Saya tunggu kisah suksesnya ya.

Reza Pahlevi

Check Also

Cara meningkatkan penjualan di Instagram

Anda bingung bagaimana cara meningkatkan penjualan di instagram? Simak penjelasan saya di bawah ini. Zaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *