Jangan pakai jasa desainer grafis sebelum punya ini

jangan pakai jasa desainer sebelum punya ini

Dalam berbisnis atau melakukan aktivitas yang berhubungan dengan desain, perlu Anda pahami beberapa hal, terlebih jika Anda bukan dan tidak memiliki ilmu desain.

Sebelum menyewa jasa desainer grafis, penting untuk diketahui bagaimana baiknya Anda menemukan desainer yang cocok dengan kebutuhan Anda. Sebelum Anda penasaran dan mulai membaca sampai habis, artikel ini saya peruntukkan kepada enterpreneur seperti Anda. jika Anda bukan enterpreneur, Anda bisa klik artikel lainnya. Oke, kita lanjut.

Faktor utama memilih desainer

Sebelum Anda menyewa jasa desain, Anda harus mengetahui darimana dan dimana Anda akan mencari jasa dari seorang desainer. Apakah melalui situs yang menyediakan jasa-jasa desain, grup dan komunitas atau mencari lepas dari sosial media atau website yang Anda temui.

Reputasi

Reputasi seorang desainer memiliki peran dan makna yang penting bagi kita dalam mencari jasa desain yang tepat. Bayangkan Anda seperti sedang mencari tempat cukur rambut yang pas untuk Anda. Desainernya adalah sebagai tukang cukur rambut. Jika tukang cukur ini terkenal ramah, baik dan enak diajak ngobrol, meskipun gaya mencukurnya terbatas atau tidak terlalu banyak variasi. Namun, kita dilayani dengan baik, sehingga jika kita memberikan masukan dan nasehat ntuk memperbaiki kemampuan desainnya nanti, mereka akan lebih mudah menerima.

Tapi bandingkan dengan tukang cukur yang judes, pendiam, mudah marah dan hal tidak enak lainnya. Bagimana Anda bisa nyaman menggunakan jasanya, mengkomunikasikan bisnis Anda kepadanya saja rasanya sudah tidak enak. Lalu, gimana nasib bisnis Anda nantinya. Nah, untuk itu baik untuk Anda pahami hal ini. Tanyakan pendapat orang lain tentang pelayanan yang diberikan. Minta saran dari orang yang biasa menggunakan jasa desainer. Ingat, jangan sewa jasa sebelum tau reputasinya.

Portofolio

Bukti seorang desainer adalah lewat karyanya. Sama seperti pelukis, mereka akan memiliki banyak lukisan pada galerinya. Nah, portofolio serupa dengan hal itu. Mintalah link atau alamat yang menuju kepada lapak portofolio yang mereka miliki. Baik yang berupa website pribadi, website khusus desain ataupun melalui sosial media.

Apa manfaatnya untuk Anda? disini Anda bisa mengetahui apakah benar desainer ini yang membuatnya, atau bukan. Dan juga kita bisa mengetahui apa yang menjadi spesialisai dari desainer tersebut. Sehingga, jika memang tidak cocok dengan kebutuhan desain Anda, Anda bisa segera cut dang anti dengan desainer lainnya sesuai kebutuhan Anda. Jangan memaksakan.

Spesialisasi desain

Jika Anda sudah tahu portofolio mereka, dari sini Anda bisa melihat apa yang menjadi keunggulan dari desainer tersebut. Apakah dia mahir di vektor, mahir ilustrasi, animasi atau video. Dari sini Anda bisa lebih mengupas lagi apa yang menjadi keunggulan spesifiknya. Banyak desainer yang mencoba berbagai macam jenis desain, namun sedikit yang mampu menguasai banyak jenis desain. Sebagian besar mengalami benturan, sehingga gaya mendesainnya menjadi tidak fokus.

Misal ada seorang desainer yang mahir mendesain vector. Dari vektor itu dia lebih spesialisasi pada bidang pembuatan logo, dan dengan gaya maskot logo. Maka logo jenis ini lebih cocok untuk kebutuhan organisasi atau komunitas yang berada di bidang olah raga atau game. Selain itu ada kemungkinan untuk muncul ketidakharmonisan pada bisnis yang dijalankan. Bayangkan Anda adalah pemilik usaha kuliner, namun karena ketidakpahaman Anda, Anda dibuatkan desain logo maskot. Untuk variasi, jelas Anda berbeda. Namun, masalahnya apakah pelanggan Anda akan mampu memaknainya dengan sebuah usaha kuliner? Belum tentu, kan.

Pengalaman

Untuk mengetahui pengalaman bisa dilihat melalui 2 cara. Lewat portofolio, sebarapa lama portofolio itu dibuat, banyaknya karya yang disimpan didalamnya. Terdapat tracking waktu yang bisa Anda pantau. Dan lewat komunikasinya dengan klien. Semakin lama desainer menangani pesanan desain, sejatinya membuat dirinya semakin memahami kebutuhan Anda sebagai klien. Tidak terburu-buru memutuskan, dan tidak terburu-buru mengerjakan. Dan gaya bicaranya pun juga semakin menunjukkan kedewasaan dalam bertindak. Tidak melanggar prosedur.

***

Sesungguhnya banyak sekali faktor yang berseliweran di media internet. Namun, saya merumuskannya menjadi 4 pintu yang bisa Anda masuki dengan mudah. Dan saya ulas dengan sesederhana mungkin.

Semoga apa yang saya tulis bermanfaat untuk Anda.

Reza Pahlevi

Check Also

Cara meningkatkan penjualan di Instagram

Anda bingung bagaimana cara meningkatkan penjualan di instagram? Simak penjelasan saya di bawah ini. Zaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *