Kenali modal selain uang ini sebelum memulai bisnis

kenali modal selain uang ini sebelum memulai bisnis

Apa yang terbayangkan dipikiran Anda jika mendengar kata ‘modal’? Kemungkinan Anda akan membayangkan uang yang cukup untuk membuka usaha, tabungan dalam jumlah besar atau peralatan yang serba lengkap untuk memulai usaha. Jika jawaban Anda IYA, maka Anda benar. Dan tahu kah Anda bahwa diluar itu semua kita membutuhkan modal lain selain keuangan. Yaitu modal non-teknis.

Sebagian besar orang akan menyinyir jawaban saya tersebut. Namun, mereka tidak sadar hal yang mereka hindari itu lah yang justru mampu membawa mereka sangat cepat menuju kesuksesan. Saya tahu, akan sangat sulit bagi Anda untuk begitu saja memahami penjelasan di atas, tapi tenang saya sudah buatkan ilustrasi yang mudah Anda mengerti.

Realistis

Apa sih maksudnya? Gampangnya adalah menyadari kenyataan. Langsung aja Anda baca ilustrasi berikut ini.

Bayangkan Anda ketika pertama kali masuk sekolah dahulu, boleh sekolah dasar atau taman kanak-kanak. Pada saat itu apakah Anda bisa langsung membaca, dan berhitung? Kemungkinan besar adalah tidak, tanpa bimbingan guru Anda saat itu. Dan apakah dalam waktu 1 hari Anda bisa langsung mahir membaca dan berhitung? Saya tahu jawaban Anda pasti TIDAK. Melainkan butuh beberapa waktu sampai Anda bisa membaca. Bisa bulanan, bahkan tahunan. Sampai Anda mahir membaca dan berhitung. Sudah ingat masa-masa itu? Bayangkan kembali kondisinya semakin kuat dipikiran Anda. Dan Anda semakin tertarik membaca lanjutan penjelasan saya ini.

Dari ingatan masa kecil Anda itu ada sebuah pola yang sama. Anda sudah sangat menguasainya namun Anda tidak sadar sampai saya beritahu berikut ini. Yaitu Anda selalu mulai dari titik nol sampai Anda sampai di titik mahir. Itu artinya apapun yang Anda ingin kuasai Anda akan selalu mulai dari titik nol. Namun semangat Anda dimasa kecil lah yang membuat Anda bisa lancar membaca artikel saya seperti sekarang.

Kesimpulannya, semua hal butuh proses. Kesadaran bahwa semua hal berawal dari nol akan mendorong Anda untuk mau belajar lebih yakin lagi dari 1 jam sebelum Anda baca artikel ini. Dan Anda akan bisa sukses seperti yang Anda inginkan saat Anda sadari prosesnya.

Semua beresiko

Ada ga sih sesuatu tanpa resiko? Saya rasa tidak banyak, Anda mungkin berpikiran sama dengan saya. Dan yang tanpa resiko adalah resiko itu sendiri. Jangan bingung dulu, karena Anda akan tahu jawabannya di bawah ini.

Mari kita kembali nostalgia ke masa kanak-kanak Anda dahulu. Apa sih yang dulu paling ingin Anda lakukan? Apakah itu berenang, memanjat pohon, bermain hujan atau sekedar ingin tidak digigit anjing saat berlari? Saya akan ambil contoh bermain hujan. Jika Anda ingat-ingat kembali saat pertama kali Anda bermain hujan, apakah mungkin orang tua Anda langsung mengijinkan. Kemungkinan besar adalah tidak kan. Tapi apakah hal tersebut membuat Anda berhenti untuk mencoba, meskipun diingatkan akan sakit. Tapi begitu Anda ingat kembali bahwa bermain hujan itu menyenangkan Anda saat itu jadi ketagihan. Dan ingatan itu memberikan dorongan yang kuat ketika hujan akan turun Anda beserta teman Anda sudah siap bermain bola saat hujan turun. Ingat kembali dorongan untuk selalu ingin mencoba mekipun ada hambatan saat itu semakin kuat. Dan Anda jadi ingin tahu apa penjelasan saya dibawah ini.

Kenapa Anda tetap mau mencoba karena saat itu Anda hanya memiliki 1 keyakinan yaitu ‘berani mencoba’. Meskipun ada kondisi dimana Anda diingatkan dengan resikonya, namun rasa keberanian Anda jauh lebih besar. Itulah mengapa Anda tetap mencari artikel mengenai bisnis, meskipun Anda tahu dalam bisnis ada untung dan rugi.

Kesimpulannya, ketika Anda tidak mengenal rasa takut atau sudah menjinakkan rasa takut Anda. Maka apapun resiko yang Anda terima semua itu hanyalah proses Anda dalam menuju keberhasilan.

Sabar dan tetap bergerak

Anda tentu memiliki banyak hal yang sudah Anda kuasai saat ini. Dan kemungkinan besar Anda sangat sabar saat proses mempelajarinya. Karena jika tidak maka Anda tidak akan mungkin bisa lancar membaca tulisan saya seperti sekarang ini.

Apa yang Anda bayangkan ketika pertama kali melihat sebuah sepeda motor? Keren, hebat, kuat, atau ingin mencoba. Coba ingat kembali sandainya Anda saat ini berada pada kondisi itu. Rasa kagum Anda, mendorong Anda untuk mempelajari seluk beluk dari motor tersebut. Mulai dari roda, setir, rem, gas, bahkan sampai ke joknya yang empuk. Semua Anda tanyakan. Dan rasa kagum itu membuat Anda selalu memperhatikan kendaraan bermotor yang Anda lihat, sampai nanti waktunya Anda untuk diijinkan membawa motor sendiri. Dan Anda sangat menikmati hal tersebut. Ketika Anda belajar, Anda mungkin sesekali terjatuh. Meski begitu Anda tetap lanjutkan belajar karena memang Anda ingin menendarai motor tersebut, ingat. Dan hasilnya seperti saat ini Anda sudah sangat lancar berkendara, bahkan mungkin Anda saat ini sudah membawa mobil. Karenanya, mengingat kembali saat-saat pertama itu membuat Anda begitu tergerak untuk mencoba berbisnis.

Ketika Anda merasa kagum atau senang dan lalu mulai penasaran untuk mencoba, maka akan muncul keberanian Anda untuk berani mencoba. Begitu juga ketika Anda bermain hujan, Anda sangat senang. Anda tahu bahwa belajar motor itu butuh waktu, karena itu Anda menjadi sangat sabar dan mengamati seluk-beluk motor saat Anda belajar.

Kesimpulannya, dalam menjalani proses Anda sebenarnya sudah sering menambah pengetahuan yang dibutuhkan dalam proses tersebuh. Sehingga tak jarang, Anda sudah mahir dalam waktu yang cukup cepat. Anda hanya perlu mengingat kembali saat itu setiap Anda mulai tertarik dengan sesuatu yang Anda inginkan.

***

Sekarang Anda jadi semakin yakin dan sadar bahwa Anda bisa. Jadi Anda sangat ingin mempelajari banyak hal terkain bisnis, baik lewat tulisan maupun gambar.

Semoga menginspirasi Anda.

Reza Pahlevi

Check Also

Cara meningkatkan penjualan di Instagram

Anda bingung bagaimana cara meningkatkan penjualan di instagram? Simak penjelasan saya di bawah ini. Zaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *