Personal branding seorang desainer

personal brand seorang desainer

Jika sebelumnya kita telah belajar sekilas mengenai apa itu branding, maka pada bahasan kali ini kita akan bedah sedikit lebih spesifik pada desainer grafis. Lebih tepatnya branding untuk seorang desainer grafis.

Branding umumnya dipakai untuk memberikan ikatan emosional pada suatu benda (produk) atau jasa dengan para pemakainya. Namun, bukan berarti brand hanya berlaku pada benda mati saja, karena proses branding juga bisa diterapkan pada individu. Terlepas dari apapun profesinya. Proses mem-branding individu atau seseorang disebut dengan personal branding.

Dengan melakukan personal branding maka seseorang akan memiliki ikatan yang kuat dengan masyarakat. Contoh paling sederhana adalah para penyanyi atau entertainer di layar kaca. Beberapa nama mungkin sudah tidak asing dipikiran kita, plus dengan sifat dan kisah kehidupan mereka. Jika memang benar ada yang Anda ingat, meskipun hanya 1 nama, maka sudah bisa dipastikan personal branding orang itu berhasil. Populernya personal branding dalam arti jelek atau makna yang telah dinodai adalah pencitraan.

Tapi tentu Anda tidak ingin melakukan pencitraan yang seperti itu kan.

Personal branding

Personal branding, sebenarnya kita sering lakukan setiap saatnya. Tanpa kita sadari. Saya pun tak menyangka, bahwa segala aktivitas kita adalah personal branding. Coba kita mulai hubungkan dan kaitkan dengan profesi seorang desainer grafis.

Jika, ada beberapa sifat buruk yang Anda miliki, dan itu terbawa pada pekerjaan Anda maka citra buruk akan disematkan kepada Anda. misal seperti ini, Anda tipe orang yang mudah trauma jika mengalami kekecewaan. Maka besar kemungkinan Anda akan merasa trauma jika dalam profesi desainer grafis ini mengalami hal yang buruk, misal tidak dibayar, dikerjai pembeli, ditipu pembeli, dan sebagainya.

Dari ilustrasi diatas, saya simpulkan bahwa personal branding bukan metode untuk bersandiwara, namun lebih kepada bagaimana kita memperkenalkan diri kita kepada publik dengan cara yang menyenangkan (lewat hobi atau profesi).

Sehingga segala bentuk aktivitas Anda nantinya akan membentuk brand Anda di mata masyarakat. apakah itu dalam konteks yang baik atau buruk.

Tips sederhana membangun personal branding bagi desainer

Yang akan saya jelaskan di bawah bukan lah konsep mutlak yang harus Anda lakukan, namun bisa menjadi dasar dan gambaran langkah yang bisa Anda lakukan.

Cermat dan selektif

Sebagai desainer grafis, salah satu jalan memperkenalkan diri kita ke publik adalah lewat karya. Namun sayangnya, sebagian besar desainer hampir mencoba berbagai macam gaya mendesain. Berbeda dengan teknik mendesain, semakin banyak gaya yang ditiru jika tidak dibarengi dengan target yang jelas akan mengaburkan personal branding sang desainer. Maka, cermat dan selektif lah dalam melakukan aktivitas mendesain.

Mampu mengelola emosi

Apa jadinya bila seorang desainer baperan. Sedikit-sedikit mengeluh, sedih, mudah tersinggung, marah, kecewa dan sebagainya. Sifat apa yang akan ditunjukkan, maka seperti itulah masyarakat akan memberikan label kepada kita. Apa mau kita di cap sebagai desainer yang mudah marah, atau yang lebih buruk lagi yaitu mata duitan. Tapi saya yakin Anda tidak demikian.

Berwawasan luas

Pandai menggambar saja tidak lah cukup. Banyak sekali orang yang merasa sudah menjadi desainer ketika baru mahir menggunakan aplikasi. Menguasai aplikasi hanyalah sebagian kecil dari apa yang kita sebut sebagai desainer. Maka dari itu kita perlu menambah wawasan lebih luas lagi. Salah satunya adalah dengan membaca, utamanya membaca buku secara fisik, dan ditambah oleh sumber bacaan lain seperti ebook, artikel blog ini misalnya, dan lain-lain.

Jadilah diri sendiri. Kurangi sifat buruk yang mungkin akan membuat citra desainer dalam diri Anda dipandang buruk oleh banyak orang.

Semoga bermanfaat

Reza Pahlevi

Check Also

Jangan pakai jasa desainer grafis sebelum punya ini

Dalam berbisnis atau melakukan aktivitas yang berhubungan dengan desain, perlu Anda pahami beberapa hal, terlebih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *