Tips dan trik memahami klien

tips dan trik memahami klien

Anda desainer grafis, mungkin harapan terbesar Anda adalah mendapatkan orderan desain grafis. Lalu mendapatkan bayaran besar, entah itu berupa rupiah atau berupa dollar. Dan itu harapan semua orang yang berprofesi sebagai desainer grafis. Tapi Anda yakin akan semudah ekspektasi Anda? Sayangnya harus saya sampaikan kenyataannya, bahwa hal tersebut tidak lah semudah yang Anda bayangkan.

Lho kenapa bisa begitu?

Ada beberapa faktor yang perlu Anda ketahui mengapa saya bisa menyebutnya tidak mudah. Yang perlu Anda ketahui, sebagai berikut.

Faktor yang melandasi tidak mudahnya mencari orderan

  • Tanpa portofolio, meskipun profesional tetap akan dianggap pemula
  • Klien tidak akan begitu saja percaya kepada Anda tanpa adanya reputasi
  • Pentingnya menguasai skill komunikasi
  • Pemahaman finansial diperlukan untuk menentukan harga sebuah jasa desain
  • Bangun personal branding sebagai ciri khas
  • Perlu dipahami bahwa tidak semua orang memahami proses desain
  • Jangan baper, sensitif dan emosian sebagai seorang desainer
  • dst

Bekerja secara mandiri menuntut Anda harus bisa banyak hal, lain halnya jika Anda bekerja kepada orang lain atau berada pada sebuah perusahaan.

Pada artikel kali ini saya akan share sedikit tentang bagaimana caranya memahami klien menurut saya, simak baik-baik ya.

Tidak semua klien memahami desain

Kita harus tahu bahwa tidak semua orang memahami desain, entah itu estetikanya, prosesnya, siklusnya, bahkan sampai ke harganya. Namun, bukan berarti kita sebagai desainer bisa mengelabuinya dengan harga tinggi, karena ini bukan cara yang dibenarkan. Dan juga kita dilarang terlalu sensitif ketika ada klien yang belum memahami desain grafis itu seperti apa.

Solusinya, berikan pemahaman seperti apa itu desain grafis dari Sudut Pandang Klien bukan dari sudut pandang desainer. Jangan bercerita kalau mendesain itu susah, ribet atau bla bla bla. Karena menurut saya itu konyol. Kita mengharapkan bayaran dari mereka dengan menceritakan kesulitan agar mereka mau mengerti. Pahami identitas dan kebutuhan klien bisa menjadi modal utama memahami sudut pandang klien.

Tidak semua klien ingin desain yang wah

Sebagai desainer tentu menciptakan karya visual yang memukau adalah tujuan utama. Namun, perlu dipahami kembali untuk apa karya itu dibuat. Karena terkadang ada klien yang hanya ingin desain sesuai yang mereka minta, tidak harus yang memukau. Dan seringnya desainer salah menangkap apa yang diinginkan oleh klien. Sehingga desainer akhirnya menjadi ribet sendiri karena ekspektasinya yang teramat tinggi.

Solusinya, dengarkan baik-baik apa yang diminta oleh klien. Melatih intuisi sangat diperlukan agar desainer tidak terjebak pada kondisi rumit, yang seharusnya bisa diselesaikan dengan mudah.

Tidak semua klien punya selera yang bagus

Mengeluhkan hal seperti ini adalah hal yang kurang profesional. Karena perlu diketahui sering kali klien sudah memiliki aturannya sendiri untuk hal-hal mengenai desain. Memaksakan sesuatu yang baik dengan cara yang tidak baik hanya akan menimbulkan penolakan. Memang benar hati desainer akan merasa janggal mengerjakan desain yang diminta, namun perlu diingat ada beberapa hal yang memang tidak bisa dipaksakan meskipun tidak serasi.

Solusinya, berikan pemahaman kepada klien bahwa apa yang mereka minta sebenarnya kurang serasi dengan baik. Tawarkan solusi terbaik yang Anda punya. Tunjukkan pula dampaknya akan seperti apa jika masih dibiarkan. Jika tidak bisa karena sudah paten dan tidak bisa diganti karena menyangkut identitas, maka desainer harus memikirkan cara lain bagaimana menjadikannya serasi dengan elemen-elemen desain lainnya.

Begitulah sebagian tips dari saya. Sebagian poin di atas sempat saya alami selama menjadi seorang desainer pada sebuah start-up konveksi.

Semoga bermanfaat.

Reza Pahlevi

Check Also

Jangan pakai jasa desainer grafis sebelum punya ini

Dalam berbisnis atau melakukan aktivitas yang berhubungan dengan desain, perlu Anda pahami beberapa hal, terlebih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *